oleh

Batalkan Konvoi HTI, Ketua GP Ansor Beri Apresiasi

-Hukum, Mamuju, Sosial-2.683 views
Ketum PW GP. Ansor Sulbar, saat berpose bersama, Prof. KH. Nasaruddin Umar, dan sejumlah anggota Banser di salah satu kegiatan beberapa waktu lalu.

Mamuju-Mediaekspres.com-Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sulbar, Sudirman AZ, memberikan mengapresiasi kepada sejumlah organisasi yang bergabung bersama Ansor saat membubarkan rencana konvoi HTI di Mamuju.

“Saya mengapresiasi atas keberanian yang dilakukan sahabat-sahabat ormas seperti PMII, GMNI, dan lain-lain bersama GP. Ansor melalui Banser untuk melakukan penghadangan dan pembubaran kegiatan yang dilakukan oleh Pengurus dan Anggota Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Mamuju kemarin. Saya juga salut kepada Kasatkorwil Banser Sulbar M. Anshar Tahir Komandan Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) yang memimpin aksi kemarin, dengan kepiawaian ┬ábeliau yang juga alumnus universitas Tomakaka jurusan Ilmu Pemerintahan yang begitu geram terhadap HTI, sehingga tidak memberikan sedikit pun waktu dan peluang untuk melakukan orasi walau beberapa kali pihak HTI meminta,”pungkas Sudirman.

Baca Juga : Meski Sempat Ngotot, Konvoi HTI Tetap Dibatalkan

Menurutnya, dengan bergabungnya sejumlah ormas bersama GP Ansor dan Banser, membuktikan bahwa bukan hanya Ansor dan Banser yang perihatin atas gerakan massif yang dilakukan HTI yang waktu demi waktu melakukan rongrongan kepada NKRI dengan tujuan untuk membentuk Negara Khilafah.

“Pada kesempatan ini saya mengucapakn yang kesekian kalinya ucapan terimah kasih kepada ketua dan pengurus organisasi PMII, GMNI, dan organisasi lainnya yang sempat bergabung. Kami juga mendesak kepada bapak Gubernur Sulbar agar mengusulkan ke Mendagri supaya organisasi yang mencoba merongrong NKRI agar dibubarkan seperti HTI, dan kepada Bapak Bupati se-Sulbar agar dapat mencontoh Pemkab Majene dengan secara serius dan cepat tanggap dalam mengeluarkan surat peryataan penolakan HTI dan sejenisnya,”tegasnya.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian agar secara tegas untuk tidak memberikan izin secara tertulis kepada HTI dalam setiap event kegiatan dilakukan. Hal ini ditempuh guna menghindari gesekan masyarakat dan ormas yang menolak hadirnya HTI di Sulbar.

“Kami juga meminta kepada masyarakat Sulbar dan tentunya ormas agar bersatupadu dalam memerangi setiap ada gerakan walau sejengkal yang mencoba merongrong 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,”tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) yang rencananya akan melaksanakan kegiatan konvoi “Masirah Panji Rasulullah” di Mamuju, Sabtu (8/4/2017) terpaksa membubarkan diri setelah massa dari GP Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Barat, PMII, FPPI dan GMNI menolak kegiatan tersebut.(San/Uc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *