oleh

Ini Dia 10 Bupati/Wali Kota Cantik Di Indonesia

-Nasional-9.091 views

Pemimpin dari kalangan perempuan tentunya memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam mengantarkan dirinya menjadi pemimpin didaerahnya.  Apalagi dikalau pemimpin tersebut memiliki wajah berparas cantik dibaregi dengan SDM yang mumpuni memuluskna langkah karirnya dalam dunia politik dan tentunya semua itu menjadi  kebanggaan bagi masyarakat daerah itu sendiri. Dilansir dari laman www.mensobsession, dan id.wikipedia.org berikut deretan bupati tercantik yang ada di Indonesia.

  1. Cristiany Eugenia Paruntu (Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara)

Wanita cantik  ini besar di lingkungan dunia politik. Sang ayah, Jopie Paruntu adalah Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Utara, sementara sang ibu juga seorang politisi yang menjabat Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Selatan dan anggota DPRD II. Lahir di Manado, 25 September 1967, Tetty, sapaan akrabnya, menjabat bupati pada usia 42 tahun untuk periode 2010-2015. Ia adalah lulusan Harry Carlton Comprehensive School, Suthon Bomington, Nottingham, Inggris. Sebelum terjun ke politik ia adalah pengusaha. Sampai saat ini dia masih menjabat Presiden Direktur di PT Puspita Adhiniaga Indonesia sejak 1992, Presiden Direktur PT Chandra Ekakarya Pratama pada 2006, dan Direktur PT Partim Indomakmur. Semua bergerak di bidang distribusi, alat-alat berat, perangkat telekomunikasi, dan perkapalan.

2.    Airin Rachmi Diany (Walikota Tangerang Selatan, Banten)

Lahir di Banjar, Jawa Barat, 28 Agustus 1976, ia menjabat walikota periode 2011-2016 di usia 34 tahun.

Mantan Mojang Bandung ini adalah adik ipar mantan Gubernur Banten, Ratu Atut. Ia tercatat sebagai Walikota Tangerang Selatan yang pertama, karena daerah ini merupakan pemekaran dari Kota Tangerang di Provinsi Banten. Sebelumnya, Airin pernah mencalonkan diri sebagai wakil bupati Tangerang tapi gagal.

Sebelum terjun ke dunia politik, Puteri Pariwisata & Putri Favorit pada pemilihan Puteri Indonesia tahun 1996 ini berprofesi sebagai notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Tangerang (PPAT) di Kabupaten Tangerang.

3.    Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur)

Lahir di Tenggarong, 11 November 1973, Rita menjabat bupati pada usia 36 tahun untuk periode 2010-2015.

Sebelum menjadi Bupati, putri mantan Bupati Kutai Kartanegara (Syaukani Hasan Rais), ini, menjabat Ketua DPRD Kukar hasil pemilu 2009. Penyuka tas mewah dan musik rock ini sejak SMP sudah gemar berorganisasi. Ia sempat menjabat Ketua OSIS dan Badan Perwakilan Kelas. Ia memasuki dunia politik dan kepemudaan dengan bergabung di Partai Golkar dan KNPI. Kini ia memimpin Partai Golkar di wilayahnya.

Di balik kecantikannya, peraih gelar master di Universitas Jenderal Soedirman gemar balapan motor dan hobi angkat barbel.

4.    Illiza Saaduddin Djamal (Walikota Banda Aceh, NAD)

Illiza dilantik sebagai Walikota perempuan pertama di Banda Aceh sejak 16 Juni 2014, untuk periode 2014-2017. Ia menjabat walikota menggantikan Alm.

Mawardi Nurdin yang meninggal dunia pada Januari 2014 lalu. Pada periode sebelumnya, Illiza menjabat Wakil Walikota 2006-2012.

Wanita cantik kelahiran Banda Aceh, 31 Desember 1973, ini, diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Illiza dikenal kerap blusukan di malam hari, melakukan razia tempat yang diduga terjadi pelanggaran syariat islam.

Walikota yang kerap disapa “Bunda” oleh warganya, ini, sebelumnya lagi duduk sebagai wakil rakyat DPRD Kota Banda Aceh  antara 2004 – 2006.

5.  Indah Putri Indriani ( Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan)

lahir di Endrekang Sulawesi Selatan,Lahir 7 Februari 1977,  adalah Bupati Luwu Utara periode 2016-2021. Ia adalah perempuan pertama yang berhasil menjadi kepala daerah di wilayah Sulawesi SelatanSebelumnya, ia merupakan wakil bupati Luwu Utara periode 2010-2015, berpasangan dengan Arifin Junaidi. Sebelum terjun ke dunia politik, Indah menghabiskan waktunya di dunia akademis. Ibu dua anak ini pernah tercatat sebagai staf pengajar program S1 & ekstension FISIP UI, dosen pasca sarjana ilmu politik UI, dosen FISIP Universitas Bung Karno dan dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Luwu Utara periode 2016 – 2021, Indah Putri Indriani kembali terjun di dunia politik dengan mencalonkan diri menjadi Bupati dan berpasangan dengan Muh. Thahar Rum sebagai wakilnya. Indah resmi bertarung duel dengan pasangan petahana Luwu Utara, Drs. Arifin Junaidi dan wakilnya Andi Rahim. Pada pertarungan kepemimpinan daerah lima tahunan itu, Pasangan Indah Thahar (PINTAR) dinyatakan oleh KPU sebagai pemenangnya. Indahpun mencatat sejarah baru di pilkada di Sulawesi Selatan yakni perempuan pertama yang tercatat menjabat sebagai Bupati di provinsi tersebut.

6.    Anna Sophanah (Bupati Indramayu, Jawa Barat)

Sebelum menjabat Bupati Indramayu pada Oktober 2010, nama wanita cantik ini sudah dikenal luas di daerahnya. Itu karena ia adalah istri bupati Karanganyar dua periode, Irianto MS Syafiuddin.

Wanita kelahiran 23 Oktober 1958 ini sukses terpilih menggantikan suaminya untuk untuk periode 2010-2015. Sebelumnya, ia adalah anggota DPRD Indramayu 2009-2014.

Pasangan Anna Sophanah-Supendi berhasil memenangkan pilkada Indramayu 2010 dengan perolehan 511.359 (60,78%) suara, disusul pasangan Uryanto Hadi-Abbas Abdul Jalil sebanyak 124.328 (14,78%), dan di tempat ketiga pasangan Gorry Sanuri-Ruslandi yang memperoleh 95.300 (11,33%). Sementara itu, posisi keempat ditempati pasangan Toto Sucartono-Kasan Basari dengan jumlah suara 47.530 (5,65%), disusul pasangan Api Karpi-Ruwita sebanyak 45.111 (5,36%), dan di posisi terakhir pasangan Mulyono Martono-Handaru Wijayakusumah sebesar 17.687 (2,10%).

7.    Widya Kandi Susanti (Bupati Kendal, Jawa Tengah)

Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 26 Mei 1964. Widya adalah politisi wanita yang sukses menjabat bupati Kendal untuk periode 2010-2015.

Sebelumnya, ia adalah “ibu bupati” sebab suaminya, Hendy Boedoro, adalah mantan Bupati Kendal (2000-2005).

Sebelum menjabat bupati, Widya menjabat Wakil Ketua DPRD Kendal periode 2009-2014. Bersama wakilnya, Mustamsikin, Widya merupakan tokoh Nahdatul Ulama di Kendal.

Ibu empat anak ini adlaah alumni FH Unisulla Semarang, dan meraih gelar Master manajemen dari Universitas Semarang pada 2006.

8.   Siti Masitha Soeparno (Bupati Tegal, Jawa Tengah)


Lahir di Jakarta, 10 Januari 1964, ia pengusaha yang sukses menjabat Walikota Tegal periode 2014 – 2019.

Ibu empat anak ini adalah lulusan School of Hotel Administration, Comell University 1986, Ithaca New York, AS.

Mantan Juara Kepribadian “Wajah Femina” dan runner up “Puteri Ayu” Martha Tilaar ini aktif di organisasi sosial, seperti Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Yayasan Penyantun AnakAsma (Yapnas), dan Perempuan Untuk Negeri (PUN).

Hinggi kini ia masih PT. Reksa Solidus sebagai CEO dan setelah sebelumnya malang melintang di berbagai perusahaan.

9.    Ni Putu Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan, Bali)

Lahir di Tabanan, Bali, 21 Desember 1975, ia menjabat pada usia 35 tahun.

Wirsyasturi merupakan putri dari bupati sebelumnya, Nyoman Adi Wiryatama. Dua tahun menjabat bupati, ia mengakhiri masa lajang dengan menikahi Bambang Aditya, pengusaha asal Jakarta.

Pernikahan dilangsungkan dengan nuansa adat Bali. Bambang kemudian menyandang nama I Made Dwi Saputra. Wiryastuti tercatat sebagai bupati perempuan pertama di Bali.

10.    Idza Priyanti (Bupati Brebes, Jawa Tengah)

Hj. Idza Priyanti. (lahir di Pesurungan Kulon Kota Tegal, Jawa Tengah 09 Januari 1971, adalah Bupati Brebes terpilih dengan periode 2012 – 2017.

Sebagai calon Bupati, Idza diusung oleh PDI-P pada pemilihan bupati periode tersebut. Idza menggantikan H. Agung Widiyantoro.

Pejabat sebelumnya (Mei 2011-3 Desember 2012) yang dilantik berdasarkan penunjukkan oleh Gubernur Jawa Tengah sebagai pelaksana tugas Bupati, karena Bupati Brebes yang sedang menjabat Indra Kusuma dijadikan tersangka oleh KPK terkait skandal pembelian tanah.

Pada saat hal ini terjadi Idza terpilih sebagai Wakil Bupati (Wabup) Brebes sisa masa jabatan periode 2007 – 2012, dalam rapat Paripurna DPRD Brebes pada 25 Agustus 2011.

Idza Priyanti dilantik bersama pasangannya, Narjo sebagai Wakil Bupati Brebes pada 4 Desember 2012 oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *