oleh

DPRD Mamuju Digugat PBB, Suraidah : Anu Ji Tidak Sabarannya Ji

-Mamuju, Politik-780 views
Ketua DPRD Kabupaten Mamuju, Sitti Suraidah Suhardi.

Mamuju-Mediaekspres.com – Ketua DPRD Kabupaten Mamuju  Suraidah Suhardi, angkat bicara terkait gugatan yang dilayangkan Pengurus DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Sulawesi Barat, ke Pengadilan Negeri Mamuju beberapa waktu lalu.

Menurut Suraidah Suhardi, tudingan pengurus DPW PBB yang menilai DPRD Mamuju tidak memproses putusan pengurus DPP PBB, terkait PAW terhadap Dua orang kadernya yaitu Norma Takdir, dan Muhammad Arifin, merupakan sesuatu hal yang keliru, karena pihaknya telah berulang kali menerima kunjungan dari pengurus partai besutan Yusril Ihsa Mahendra tersebut diruang kerjanya.

“Tapi saya kasih tahu Kami DPR itu tidak ada upaya mempercepat, atau memperlambat prosesnya, karena kita juga kan berdasarkan aturan, kami juga sudah konsultasi dengan KPU, tapi KPU bilang tunggu saja hasil proses sidangnya, na orang PBB sendiri maunya cepat diganti,  ya ndak  boleh seperti itu kan, anu ji tidak sabarannya ji,” ucap Suraidah Suhardi via telepon, Kamis, 29/11/18.

Selain itu ia juga menambahkan, menyangkut ketidakhadirannya di proses persidangan, pihaknya telah mendelegasikan bagian sekretariat untuk menjawab apa yang telah menjadi tuntutan dari pengurus PBB tersebut, dikarenakan ia saat ini tengah berhalangan oleh sesuatu hal yang dinilai sama pentingnya.

“Lagian waktu Sidang pertama saya kan sudah sampaikan kepada ketua pengadilan, bagaimana pak kalau saya tidak bisa sidang dulu, kepala pengadilan bilang tidak masalah, karena yang digugat itukan lembaga DPR,”ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju tersebut menuturkan, bahwa pihaknya telah menggelar rapat internal kurang lebih lima kali, pasca menerima surat resmi dari pengurus Parpol yang berlambang bulan bintang tersebut kelembaga legislatif.

“Kalau alasannya itu saya tidak proses itu salah ya,” tegas Suraidah.(Masdar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *