oleh

Lahan Peternakan Sapi di Beroangin Berpolemik, Ajbar : Program Itu Jangan Tiba Masa Tiba Akal

-Mamuju-398 views
Foto anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Ajbar.(Masdar)

Mamuju – Mediaekspres.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Ajbar mengaku, bahwa dalam proses penyelesaian polemik lahan peternakan yang berada di Desa Beroangin, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, harus berdasarkan porsi regulasi yang telah ada.

Menurut Ajbar, meski pihaknya tidak mengetahui banyak terkait status kepemilikan lahan yang rencananya akan dijadikan lahan peternakan sapi oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, namun ia sangat mengharapkan agar pada proses penyelesaian polemik tersebut, dapat ditempuh dengan cara melakukan proses negosiasi yang baik sehingga tidak melahirkan suatu unsur pemaksaan.

“Ini juga termasuk bagaimana pentingnya, program itu didesain dengan baik jangan tiba masa tiba akal, sebelum ada ternaknya desain baik dimana lokasi ternak terbaik tidak ada masalah, jauh sebelumnya ada sosialisasi masyarakat paham bahwa ada perencaanaan, jadi ada tahapan kalau misalnya pemukiman atau lahan orang perlahan kita selesaikan,” ucap Ajbar saat dikonfirmasi oleh awak media, di Lantai dua kantor DPRD Sulawesi Barat, Jum’at, 23/11/18.

Selain itu anggota DPRD dari partai Amanat Nasional tersebut juga menambahkan, bahwa peternakan yang besar tidak boleh lahir dengan mudah, karena memerlukan desain yang baik termasuk lokasi penempatannya.

“Ini adalah problem kita mengejar anggaran besar tapi tidak siap infrastruktur dari daerah, itu yang saya maksud,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Ketua DPC Partai Amanat Nasional itu sangat mengharapkan, dengan keberadaan lahan peternakan di Desa Beroangin tersebut tidak menimbulkan suatu keresahan bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap kehadiran peternakan itu sesungguhnya bergembira ria masyarakat, bukan malah menyusahkan,”tutupnya.(Masdar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *