oleh

LSM Jari Manis Gelar Dialog Demi Tegakknya Demokrasi

Foto Ketua LSM Jari Manis, Ashari Rauf saat sambutan dan sekaligus membuka acara dialog.

Mediaekspres.com, LSM Jaringan Masyrakat Non Partisan (Jari Manis) Sulawesi Barat menggelar dialog publik dengan tema “Tegakkan Demokrasi, Jaga Pemilu 17 april 2019 Dengan Aman, Damai dan Kondusif” di salah satu hotel yang ada di Mamuju, Kamis (14/3/19).

Dalam sambutannya, Ketua LSM Jari Manis, Ashari Rauf menyampaikan, ide dari pelaksanaan dialog berangkat dari beberapa pihak. Karena melihat potensi kerawanan Pemilu yang ada di sejumlah TPS.

“Sebagaimana data yang kita ketahui, banyak kita temukan potensi-potensi kerawanan Pemilu diberapa TPS, baik yang dirilis oleh Polda Sulbar kemarin,” ungkapnya.

Menurut Ashary, ada 515 yang dianggap rawan dan sangat rawan 17 TPS sesuai rilis Polda Sulbar, dan untuk mencegah tidak terjadi permasalahan dikemudiaan hari dibutuhkan keterlibatan semua pihak demi terciptanya Pemilu yang aman, damai dan kondusif.

“Mari kita semua bertanggungjawab menjaga Pemilu. Kerena mungkin saja ada orang-orang tertentu yang sengaja membuat atau memdesain sesuatu supaya demokrasi kita tidak tumbuh dengan baik,” ajak Ashari.

Salah satu potensi kerawanan Pemilu terjadi pada saat masa kampanye, masa tenang, tempat pemungutan suara dan perhitungan suara, yakni aksi protes dan unjuk rasa yang berujung tindakan anarkhis, bentrok massal, sabotase, teror dan intimidasi, black campaign dan money politic, manipulasi hasil suara atau pemgelembungan suara, kejahatan konvensional, perusakan, pembakaran, pengancaman, penculikan, pembunuhan, penganiayaan, pemalsuan, pencurian, ancaman aksi terorisme, pelanggaranlaka lantas dan konflik antara Caleg.

Baca juga, LSM Jari Manis Sulbar Laksanakan FGD

Baca juga, HIPPMA Karossa dan LSM Jari Manis Gelar Halal bi Halal

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi, Wakil Pimpinan Umum Radar Sulbar, Muh Ilham dan Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulbar, Parhan selaku narasumber. Juga hadir dari berapa media cetak, online, tv dan radio serta beberapa OKP dan lembaga survey.

Reporter (Irwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *