Tentang Kami

oleh

Berawal dari diskusi kecil, tentang kebutuhan informasi, dan wadah untuk menyalurkan tulisan, mengingat pentingnya suatu kebutuhan informasi, berita yang dirangkum untuk dipersembahkan bagi para pembaca di Provinsi Sulbar. Juga yang terpenting adalah bisnis, penopang keberlangsungan media yang kami rintis ini.

Output  dari diskusi tersebut bersepakat untuk membuat media, soal nama, kami memikirkanya dan belum menemukan nama yang pas bagi media yang akan kami rintis. Kami bersepakat dalam waktu tiga hari kedepan tepat tanggal 10 mei 2016, nama media sudah harus ada.

Lalu Artana kawan kami—juga salah satu wartawan senior di Mamuju—sempat memberikan saran kepada kami, dan menawarkan untuk bernaung di perusahan yang ia pimpin, tawaran tersebutpun saya terima, karena kebetulan saya belum memiliki perusahaan, sebagai payung hukum yang diisyaratkan Dewan Pers. Bukan cuman itu, pria kelahiran 1989 yang akrab disapa Lalu ini, juga memberikan tawaran nama bagi media kami, yaitu Star News nama media yang cukup bagus menurut saya. Nama yang diberikan teman kami ini, menjadi tamabahan referensi untuk menentukan nama media kami.

Singkat cerita, Tanggal 10 mei, kami berkumpul kembali untuk mempatenkan nama yang akan kami gunakan pada media ini, usulan dan tawaran bermunculan diantaranya yaitu, Koran Kita sedangkan saya memeberikan tawaran nama, Media Ekspres dan Satar Media. Walhasil diantara keempat nama media itu—star news, Koran kita, media ekspres dan star media—disepakatilah nama media ekspres  yang akan digunakan pada koran yang akan kami buat dengan tagline Visioner, Inspiratif dan Independen, bernaung di bawah perusahaan milik Lalu Artana yaitu PT. Impian Sulawesi Barat. Kamipun kemudian meyusun struktur tim manajemen dan mengajak teman-teman kami untuk bergabung bersama-sama di koran kami ini, Alhamdulillh

beberapa teman kami merespon dan ingin bergabung, pada media kami, mulai dari redaksi, sirkulasi sampai pada biro di tipa-tiap kabupaten, seperti yang tercantum pada boks redaksi.

Seiring berjalannya waktu, media eksprespun memulai terbit perdananya pada tanggal 25 mei lalu, dengan 16 halaman full colour, dan jumlah eksemplarnya satu kali terbit yaitu, 1000 eksemplar, dan ahlhamdulillah terbit perdana itupun mendapat respon positif dari public terutama beberapa teman-teman wartawan yang tetap memeberikan dorongan untuk memulai menjalanakan bisnis media.

Akhir tahun 2016pun saya kemudian membuatkan Perusahaan yang bernama PT. IKFA MEDIA INDUKSI, yang akan di tempati Koran Media Ekspres dan Portal Media Online Mediaekspres.com bernaung.

Meski Koran dan Portal online kami ini terbilang baru di provinsi ini, pengalaman, prinsip jurnalistik dan kode etik jurnalistik, senantiasa akan kami junjung tinggi, sehingga karya jurnalistik yang kami sajikan dapat memberikan yang terbaik untuk para pembaca yang budiman. Hal tersebut terbukti dengan semakin meningkatnya jumlah oplah pada koran kecil kami ini dan mendorong kami untuk membuatkan media online yang bernama mediaekspres.com, untuk memberikan informasi cepat kepada public melalui teknologi canggih system online.

Demikian perjalanan singkat tentang kami di media ekspres, seluruhnya hanya dipersembahkan untuk para pembaca yang budiman. Mudah-mudahan dengan hadirnya Koran media ekspres dan mediaeksprs.com, tetap mampuh mempertahankan karya dan kualitas pemberitaan. Kami ucapkan terimakasih bagi para pembaca, masukan kritikan dan saran, sangat kami harpakan guna menambah khzanah berfikir bagi kami untuk meningkatkan kualiatas dan karya jurnlistik kami.

                                                                                                                                                        Salam

                                                                                                                                      Muh. Iksan Hidayah