Mamuju — Aroma dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kini mulai memasuki babak serius.
DPRD Provinsi Sulawesi Barat resmi melayangkan undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Koalisi Rakyat dan Pers Sulbar terkait sejumlah dugaan persoalan dalam program MBG yang belakangan memicu sorotan publik.
Surat bernomor B-100.1.4.2_140/2026 tertanggal 18 Mei 2026 itu ditandatangani Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Dalam surat tersebut, DPRD secara terang menyebut adanya dugaan pelaksanaan MBG di Kabupaten Mamasa yang dinilai tidak sesuai ketentuan, hingga dugaan suap dalam proses pengurusan pendaftaran dan verifikasi dapur SPPG di Kabupaten Polewali Mandar.
Tak hanya itu, DPRD juga menyinggung adanya dugaan intimidasi terhadap pers saat melakukan peliputan kegiatan MBG di Hotel Maleo Mamuju.
Fakta ini memperlihatkan bahwa polemik MBG Sulbar bukan lagi sekadar isu internal, tetapi telah melebar menjadi persoalan transparansi dan kebebasan pers.
RDP tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Sulbar. Pemanggilan Koalisi Rakyat dan Pers dianggap sebagai sinyal bahwa DPRD mulai serius menelusuri dugaan praktik-praktik yang selama ini ramai dibicarakan di publik.
Koalisi Rakyat dan Pers sebelumnya memang aktif menyuarakan kritik terhadap tata kelola MBG di Sulbar. Mereka menyoroti dugaan permainan dalam penentuan dapur, ketidakjelasan proses verifikasi, hingga munculnya isu dugaan “jual beli titik” yang disebut-sebut melibatkan oknum tertentu.
Jika dugaan ini terbukti, maka program yang sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat justru berpotensi menjadi ladang kepentingan segelintir pihak.
Situasi ini dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap program nasional yang selama ini digaungkan sebagai langkah strategis peningkatan gizi masyarakat.
Publik kini menunggu apakah RDP tersebut benar-benar menjadi forum pembongkaran fakta atau hanya sebatas formalitas politik belaka. Sebab, desakan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di Sulbar terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. (*)




Comment