Kontroversi Bantuan Sosial Perantau Mamasa

MAMASA, MEDIAEKSPRES.id – Bantuan sosial bagi perantau di luar Kabupaten Mamasa mendadak jadi kontroversi. Pasalnya, lembaga legislatif memprotes ada nama instansi DPRD, dalam surat serah terima uang tunai bantuan yang dikeluarkan Dinas Sosial.

Surat tersebut ditandatangani Kepala Dinas Sosial, Lonni sebagai pihak pertama – dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, David Bambalayuk sebagai pihak kedua.

Menurut Lonni, lembaga legislatif menolak ada nama jabatan pimpinan dan instansi DPRD dalam surat serah terima itu.

“Saya dipanggil DPRD untuk mengklarifikasi masalah ini. Menurut mereka, DPRD tidak tahu menahu tentang penyaluran bantuan sosial bagi perantau. Jadi kami akan mengganti isi berita acaranya,” jelas Lonni saat dihubungi Mediaekspres.id, belum lama ini.

BACA JUGA: Pemda Mamasa Salurkan Bantuan KPM, Apa Itu?

Dirinya pun menjelaskan bahwa fasilitator penyaluran bantuan untuk perantau asal Mamasa, bukan wakil ketua DPRD tapi pribadi David Bambalayuk.

“Jadi bukan pak David sebagai wakil ketua ya, tapi sebagai pribadi. Beliau merupakan pemerhati Covid-19 di Mamasa,” tambahnya.

Comment