oleh

Diduga Balita Berjenis Kelamin Laki-laki, Tewas Teraniaya

-Mamuju-166 views
20160806_105110_edit
Seorang Balita Laki-laki korban pembunuhan, di temani keluarganya, di Pustu Salletto, Kec. Simkep, Kab. Mamuju. (Foto: Edo)

 

Mamuju-ME-Sungguh malang nasip balita yang berumur tiga tahun ini–anak kandung dari Sufiah dan Ramali–ia terpaksa menghembuskan nafas terkahirnya akibat luka memar dan benda tumpul yang menimpa dirinya.
Kejadian tak berprikemanusiaan itu, terjadi pada malam hari, di dusun Limbong Bassi, desa Salletto, kecamatan Simboro, kabupaten Mamuju.
Salah satu warga tetangga ibu korban, yang bernama Edo, menceritakan, kejadian tersebut, awalnya, saat ibu korban Sufiah hendak pergi untuk menghadiri acara syukuran. Sementara ayah tiri korban yang berinisial YM sedang bersama anaknya dirumah.
Setelah kembali kerumahnya, ia kemudian tidur bersama anaknya dan tak menyadari kalau anaknya telah meninggal.
Pagipun tiba Sabtu, (6/8), YM, ayah tiri korban tiba-tiba pamit kepada istrinya, hendak pergi kekampung asalnya, di desa Adi-adi–kurang lebih 10 km dari rumah istrinya–Kecamatan Simkep.
Mata sang ibupun tertuju kepada JM yang disangkanya masih tertidur, dengan rasa curiga kepada anaknya yang tak bergerak lagi, hendak membangunkannya. Namun apa yang terjadi,? sang ibupun menangis histeris melihat anaknya yang sudah tak bernyawa.
Dan lebih menyakitkan lagi, anak yang masih mungil dan lucu itu, terdapat luka memar dan benturan benda tumpul di tubuhnya.
Kematian sang balita itu, sangat disayangkan pelaku pembunuh itu.
“Kita belum tau siapa yang bunuh, tetapi yang jelasnya anak itu dibunuh, karena ada luka-luka ditubuhnya,” cerita Edo Kepada mediaekspres.com.
Entah apa dibenak fikiran pelaku pembunuhan itu, sehingga tega memperlakukan anak yang masih mungil itu dengan tindakan yang tak berprikemanusiaan.
“Saya juga heran kenapa pelaku tersebut, begitu tega kepada anak yang tak berdosa itu kasian,” lanjut Edo.
Sementara itu, kepala Instalasi rawat darurat dr. Jumakil Syam, yang memeriksa kondisi korban mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap anak itu, diduga kuat korban pembunuhan, karena ditemukan tiga titik lubang dibagian perut sebelah kanan, atas dan bagian ulu hati.
“Penyebab adanya lubang tersebut, diduga disebabkan oleh benda tumpul, sehingga menimbulkan pendarahan pada korban,” katanya.
Sementara itu, Polres Mamuju Melalui Kasat Reskrim Ade Candra, mengamankan YM–ayah tiri korban–untuk penyelidikan lebih lanjut. (IR/MIH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *