oleh

“Jangan Salahkan Alam” Ambruknya Talut Normalisasi Sungai Mamasa

-Mamasa-119 views
images(1)
Kondisi talut normalisasi Sungai Mamasa, yang ambruk beberapa bulan lalu. (Foto: NSP)

Mamasa-ME-Penegak hukum seharusnya melakukan investigasi soal ambruknya talut normalisasi Sungai Mamasa, sebab terindikasi pengerjaannya tidak sesuai bistek.

Pernyataan itu disampaikan anggota DPRD Sulbar, asal Mamasa, Sudirman, saat ditemui di Mamuju, Kamis (4/8).

Ia menuturkan, selama ini penjelasan pemerintah Mamasa, soal ambruknya talut sungai Mamasa, karena bencana alam. Pada hal, secara kasat mata, bentuk fisik bangunan memang terkesan asal-asalan.

“Jangan selalu salahkan alam, terkait ambruknya talut normalisasi sungai Mamasa. Mestinya pihak penegak hukum lakukan investigasi dahulu, apakah pekerjaannya sudah sesuai bistek atau belum. Karena secara kasat mata, kita bisa liat ada keganjalan pada pekerjaan talut normalisasi Sungai Mamasa tersebut,” tegas Sudirman.

Menurut politisi Golkar itu, anggaran yang digunakan untuk proyek normalisasi Sungai Mamasa bersumber dari APBN 2015 sekitar 40 milyar.

“Ini bukan anggaran kecil, jika hasilnya tidak bisa dinikmati masyarakat, maka sama halnya kita buang-buang anggaran,” kata Sudirman.

Dia berharap, agar semua anggaran dari APBN yang masuk ke Mamasa diawasi dengan ketat, agar nantinya dapat dinikmati masyarakat.

“Saya minta, kita semua awasi itu anggaran APBN yang masuk di Mamasa, agar bisa di nikmati masyarakat,” tutup Sudirman. (NSP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *