oleh

KPU Mamuju Sowan ke Maraqdika

Komisioner KPU Mamuju, saat di kediaman Maraqdika Mamuju. (foto: kpu.mamuju.go.id)

Mamuju-mediaekspres.com- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju sowan ke Maraqdika/Raja Mamuju, Andi Masum Dai.

Sowan tersebut, biasanya dianggap menghadap kesalah satu orang yang dihormati dan ditaati untuk meminta nasehat, saran dan kritikan kepada Orang tua, Kiai, Raja dan Guru.

Hal ini kemudian dilakukan Komisioner KPU Mamuju dalam hal ini, koordinator divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur, bersama wakil koordinator divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Mamuju, Muhammad Rivai mendatangi kediaman Maraqdika Mamuju.

Ia menyambangi kediaman maraqdika Mamuju itu, tentunya membicarakan mengkonsultasikan isitlah bahasa Mamuju ‘Macoa’ sebagai tagline Pemilukada Mamuju sebelum nantinya KPU Mamuju melaunching kata ‘Macoa’ sebagai tagline Pemilukada Mamuju tahun 2020.

Arti kata Macoa dalam bahasa indonesia yaitu, ‘Baik’.

Dilansir dari kpu.mamuju.go.id, maraqdika Mamuju, Andi Maksum Dai menilai, kata ‘Macoa’ memiliki makna positif yang sangat luas dan merupakan pilihan yang tepat untuk tagline Pemilukada Mamuju tahun 2020.

Selain punya makna yang sangat positif, lanjut Maraqdika Mamuju itu, pemilihan kata ‘Macoa’ sebagai tagline Pemilukada Mamuju juga punya maksud lain.

“Mandiri, Adil Cerdas, demokratis dan Aman merupakan arti lain dari ‘Macoa’ itu sendiri. Semua yang sifatnya baik, itu ada dalam ‘Macoa’,” ujar Andi Maksum Dai di Mamuju, pada
Rabu, 6 November 2019.

Kepada penyelenggara Pemilukada, Andi Maksum Dai juga berpesan untuk senantiasa menjaga integritas dan tetap mengedepankan independensinya demi terwujudnya Pemilukada yang ‘Macoa’.

“Saya menilai, pelaksanaan Pemilu yang lalu di Mamuju ini sudah sangat baik. Memang tidak ada yang bisa sempurna, tapi paling tidak, Pemilu di Mamuju yang lalu jauh dari yang namanya keributan. Nah, kita tentu berharap, Pilkada nanti juga bisa menyamapi atau bahkan jauh lebih baik lagi dari pelaksanaan Pemilu yang lalu,” ujar Andi Maksum Dai.

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang menguraikan, penggunaan ‘Macoa’ sebagai tagline Pilkada Mamuju berhara kepedulian semua pihak dalam mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang ideal.

“Karena tidak ada yang sempurna, tapi dengan ini, kami berharapa, semua pihak untuk dapat bersaha maksimal mengejewantahkan ‘Macoa’ itu dalam pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada,” ujar Hamdan.

Selai itu lanjut dia, ‘Macoa’ juga akan digunakan untuk nama maskot Pemilukada Mamuju tahun 2020. Sampai saat ini, KPU Mamuju masih menunggu desain maskot dan juga jingle Pemilukada yang disayembarakan KPU Mamuju. Bagi siapa saja yang berkeinginan untuk ikut dalam sayembara tersebut, KPU Mamuju masih menunggu desain maskot dan juga jingle Pemilukada Mamuju paling lambat 1 Desember 2019. (*/Iks)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *