oleh

Motor Bekas Plat KT Menjamur di Mateng

Sepeda Motor bekas ber plat KT

Mamuju Tengah-Mediaekspres.com-Pedagang motor di Kabupaten Mamuju Tengah, mengaku resah akibat hadirnya motor bekas plat KT yang membanjiri pasar dagang motor di daerah ini. Motor ber plat KT yang beredar di seluruh pelosok mamuju tengah ini, dipatok dengan harga yang terjangkau dan mudah di dapatkan di gardu-gardu penjualan motor.

Sebut saja Sardi, salah satu pedagang motor yang sudah puluhan tahun menjalani profesi ini, mengeluh atas kurangnya omset pemasaran daganganya, pasca maraknya motor jualan berplat KT hadir di pasaran.

“Dulu saya biasanya sebulan dapat 10- 15 motor yang laku dan sejak plat KT muncul di Mateng, omset saya paling hanya sekitar 2-3 unit perbulanya,”ujarnya.

Meski demikian, banyak masyarakat yang merasa bahwa kemunculan motor plat KT murah ini, dianggap mengurangi beban mereka terutama bagi pengguna yang makin dihimpit oleh ekonomi. Salah satunya Takim, yang mengaku mendapat motor plat KT hasil nego dengan harga miring.

“saya dapat ini motor dari teman dengan harga 3 juta, yah kondisinya masih lumayan bagus kalau beli di pedagang disini paling harganya 5 jutaan ke atas, ya mending beli ini aja murah dan masih bagus,”.

Dari pantauan mediaekspres.com, sejumlah gerai motor memang khusus menjajakan plat KT tersebut di wilayah Mamuju Tengah. Salah satu pedagang motor plat daerah Kalimantan ini mengatakan, bahwa motor yang ia jual tersebut, mereka angkut melalui kapal di pelabuhan Karondang dari Kalimantan.

“Motor yang saya jual disini kami ambil dari pelabuhan karondang yang pulang pergi muat buah ke kalimantan, biasanya itu kita kirim satu kali 5 sampai 6 unit karena banyak sekali pesanan ini,” ujar DR, salah satu pedagang motor plat KT asal Salugatta.

Beberapa oknum menjajakan daganganya ini dengan kelengkapan STNK dan BPKB pemilik, namun banyak juga pedagang liar yang mengambil keuntungan dengan menjual motor tanpa surat-surat resmi. Pemilik motor pun masih bebas berkeliaran di wilayah kota Mamuju Tengah, bahkan dengan keadaan motor yang sudah tak lengkap sekalipun. Keberanian itu dilakukan akibat jarangnya razia atau pemeriksaan oleh petugas setempat.

“ya saya beli aja ini motor, ada pedagang yang tawari harga terjangkau lagi, ya biar tidak lengkap tapikan cuma di pake ke kebun toh,” ujar Triyanto, salah satu pengguna plat KT.(Abdillah Muzakkir/Uc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *