oleh

Tak Terima Di Pukul Secara Keroyok, Kader GmnI Ini Akan Laporkan Pada Kepolisian

Foto : Adu Argumentasi Yang Berakibat Adu Jotos, Hingga Berujung Aksi Walk Out, di Arena Konfercab GmnI Cabang Mamuju yang ke-IV, di Gedung PKK Mamuju.

Mamuju-Mediaekspres.com. Konferensi Cabang GmnI Mamuju, yang ke-IV yang dilaksanakan digedung PKK Mamuju, pada Kamis Malam, 14 November 2019 kemarin. Konferensi yang berlangsung cukup alot, awalnya adu argumentasi, hingga adu Jotos, dan berujung dengan aksi walk out oleh 3 Komisariat defenitif, yaitu setara dengan 50% peserta konfercab.

“Atas insiden yang terjadi di konferensi cabang GmnI Mamuju, yang tidak mencerminkan seorang mahasiswa, karna kami anggap ini bagian dari gerakan premanisme yang tidak seharusnya di lakukan”. Ungkap Efrain melalui pesan Whatshaap kepada mediaekspres.com. Mamuju (16/11/19)

Akibat adanya insiden pemukulan ini, Mantan Sekretaris Umum GmnI Mamuju, yang baru saja Demisioner, juga angkat bicara dan akan membawa insiden pemukulan ini ke ranah hukum.

“efraim yang terkena pukulan di bagian kepala belakang, yang di lakukan oleh kader GMNI komisariat teknik, dan sementara ini kami akan terus mengumpulkan bukti-bukti yang ada, untuk melaporkan kepada pihak yang terkait (Kepolisian)” Tegas Bayu, yang merupakan Demisioner Sekretaris Umum GmnI Cabang Mamuju, kepada mediaekspres.com. (F.Harun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *