oleh

Toleransi Bukan Hanya Sebatas Konsep

-Daerah-91 views
IMG_20160807_202446(2)_edit
(Dari kiri ke kanan) Kepala Kantor Kementrian Agama Prov. Sulbar, H. Muhdin, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Ketua Kerukunan Ummat Beragama Prov. Sulbar, H. Sahabuddin Kasim, Pada Acara Silaturrahim di Kantor Kementrian Agama Sulbar. (Foto:ME)

 

Mamuju-Me-Toleransi adalah sikap untuk saling menghargai antar satu dengan yang lain, begitu pula dengan kepercayaan yang kita anut, saling menghargai keyakinan pemeluk agama, baik itu yang banyak pengikutnya, maupun yang sedikit pengikutnya.
Hal itu diungkapkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, saat memberikan ceramah di kantor Kementerian Agama Provinsi Sulbar, di Mamuju, Minggu, (7/8).

IMG_20160807_202409_edit
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Saat Bersalaman Dengan Para Tamu Undangan di Acara Halal Bi Halal, Temu Saudagar Mandar se Indonesia.

Toleransi antar umat beragama dapat menciptakan kerukunan antar ummat beragama, yang setiap manusia mempunyai hak untuk menjalankan kepercayaannya masing-masing, dan telah menjadi tradisi sejak turun temurun di negeri ini.
“Toleransi beragama itu, bukan hanya sekedar konsep, tetapi harus dalam bentuk kenyataan,” ungkapanya dihadapan puluhan pegawai kemenag Sulbar, yang dengan serius menyaksikan ceramah Ulama besar ini.
Islam sesungguhnya adalah islam yang tidak mengajarkan untuk mendominasi, atau mengelompokkan mana yang mayoritas, dan mana yang minoritas, semuanya sama, tetap menghargai satu sama lain.
“Jika Islam berkuasa jangan ada kelompok mayoritas dan minoritas, dan Al-quran tidak pernah memperkenalkan kelompok mayoritas dan kelompok minoritas,” ungkapnya lagi.
Olehnya itu, Provinsi Sulbar adalah provinsi baru, toleransi antar ummat beragama tetap dipertahankan dengan sebaik-baiknya.
Sebelumnya, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar membawakan ceramah di acara Halal bi Halal, Temu Saudagar Mandar se Indonesia, ┬ádi d’maleo hotel, pukul 09.00 dan dilanjut di Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulbar. (MIH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *