MAMASA, MEDIAEKSPRES.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mamasa beberapa hari lalu membuat jalan menuju Desa Bambang Timur terputus.
Jalan putus disebabkan air hujan yang mengalir dan mengikis jalan secara terus menerus.
Kondisi demikian mendorong warga Desa Bambang Timur dan Desa Lembang Mokallan bergotong — Kecamatan Bambang, bergotong royong membuat jembatan darurat dengan menggunakan bahan pohon, agar akses perekonomian tetap berjalan lancar.
Salah satu warga setempat, Habel mengatakan, putusnya jalan membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sehingga kebutuhan masyarakat setempat tidak bisa terpenuhi.
“Kami jauh-jauh dari Desa Lembang Mokallan untuk membuat jembatan darurat, tujuannya untuk kepentingan bersama, karena putusnya jalan perekonomian di daerah tidak terpenuhi karena mobil untuk membawa kebutuhan kesana tidak bisa tembus,” kata Habel kepada mediaekspres.id, Minggu (16/08/20).
Oleh karena itu, ia berharap perhatian pemerintah. Apalagi kata Dia, jembatan yang dibuat sifatnya hanya sementara.
“Apalagi jalan yang putus ini dekat dengan salah satu rumah warga Desa Bambang Timur dan kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Kalau masih hujan jalan ini akan putus total karena air lewat di bawah,” tutup Habel.
Reporter: Sukir L Bayan
Editor : Mediaekspres.id
Kata bijak: “Cinta adalah ketika kau peduli dengan situasi yang tengah dihadapi oleh seseoang dengan kepedulian sama seperti terhadap situasimu sendiri.”
Morrie Scwartz




Comment