Isu Polisi Intervensi Pengurus Demokrat di Daerah, Kapolresta Mamuju: Kepentingannya Apa?

 

MAMUJU, MEDIEKSPRES.id – Kapolresta Mamuju, Kombes Pol. Iskandar memastikan pihaknya tak akan mencampuri urusan politik, apalagi sampai melakukan intervensi terhadap partai tertentu.

Hal tersebut terkait cuitan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat kubu AHY, Benny K Harman.

Lewat akun Twitter @BennyHarmanID, Benny mengatakan oknum intel Polres di sejumlah daerah melakukan intervensi terhadap para pengurus DPC Demokrat, untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai.

Mereka juga dituding mengarahkan pengurus DPC agar mendukung KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko.

“Para pengurus Demokrat tingkat kabupaten dan kota kini resah. Mereka diancam intel-intel Polres untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai. Katanya atas perintah kapolres. Ada pula yang dibujuk untuk pro pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman. Ini benarkah? Rakyat Monitor!” kicau Benny dilansir dari Suara.com, Selasa (9/3/2021).

Kapolresta Mamuju, Kombes Iskandar menegaskan bahwa kepolisian di wilayah Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tidak pernah melakukan gerakan seperti itu.

“Nggak ada itu (intervensi), kepentingannya apa? Nggak ada,” ungkap Iskandar kepada Mediaekspres.id via telepon, Rabu, 10 Maret 2021.

“Alhamdulillah di Mamuju situasi kondusif, nggak ada arahan ke sana, pekerjaan ke sana, tidak ada,” sambungnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengaku akan segera mengecek benar tidaknya tudingan Benny K Harman.

“Kalau benar kita bakal sanksi oknum Polri,” janjinya.

Argo juga menegaskan, tugas pokok Polri sebagaimana diatur Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia salah satunya, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Dia meminta sejumlah pihak tidak menyeret institusi Polri ke ranah politik.

Reporter: Shermes

Editor     : Mediaekspres.id

Comment