H. Damris Sebut Pemprov Sulbar Tak Tegas Tangani Covid-19

“Arahkan semua pengamanan mengawasi masyarakat di tempat umum, kalau perlu seperti polisi India yang bawa rotan. Sebanyak apappun anggaran kalau kurang pengawasan, semuanya sia-sia,” ungkapnya.

Selain itu, legislator asal Mamuju tersebut mengkritisi sikap beberapa koleganya di DPRD dan para pejabat OPD Sulbar.

“Ada bebrapa OPD termasuk anggota dewan, kalau turun ke lapangan selama pandemi ini sangat rajin,tapi giliran masuk kantor mereka malas. Ini ada apa?” heran Damris.

Menurutnya, berkantor dan turun ke lapangan mestinya sebanding. Jika lebih getol ke lapangan tapi jarang masuk kantor, sambung Damris, justru terkesan pencitraan dan ‘berbau’ politis.

“Selama ini hanya koordinasi lewat video conference  tidak pernah masuk kantor. Kalau takut korona di kantor, malah sebenarnya lebih potensi di lapangan. Ini kan aneh, kesannya jadi politis sekali,” urai anggota Komisi III itu.

Sebelumnya, Gubernur bersama Kemenag, MUI, Danrem dan Kejati Sulbar melakukan video conference membahas soal penyelenggaraan salat berjamaah di mesjid di tengah pandemi virus korona.

Hasilnya, Pemprov Sulbar memutuskan salat berjamaah belum bisa dilaksanakan. Pemerintah tetap mengacu pada surat edaran yang lama untuk salat zhuhur di rumah.

Reporter: Shermes

Editor     : Mediaekspres.id

Quotes of the day “Tuhan, beri aku iman yang kuat agar aku jadi pemberontak sejati.”

Ali Syariati

Comment