PWNU Sulbar Layangkan Surat Terbuka Tolak Ceramah Ustaz Khalid Basalamah

Semestinya Forkopimda Sulbar, lanjut Adnan Nota, bisa mengetahui, mempertimbangkan serta memastikan bahwa penceramah seperti Ustaz Khalid Basalamah adalah tokoh kontroversial.

Surat terbuka PWNU kepada Forkopimda Sulbar

 

Ceramah ustaz tersebut telah banyak melukai umat muslim dengan justice bid’ah, tahayul, khurafat dalam setiap ritual ibadah umat muslim.

“Dan yang paling mengherankan adalah bapak-bapak yang mulia Forkopimda Sulbar, mengundang ustaz yang mem-bid’ah-kan acara Halal bi Halal, dan akan berceramah tentang Halal bi halal.”

“Padahal mereka mem-bid’ahkan dengan dalil Kullu Bid’ah dhalalah wakultu dhalalah finnar,” jelasnya.

Adnan Nota menilai, Forkopimda Sulbar tidak berkaca pada peristiwa yang sama, ketika Ustaz Firanda ditolak oleh umat Islam di Sulbar karena kekhawatiran akan ajaran yang ia sampaikan, kontroversi.

Selain itu, Adnan Nota tegas menyatakan kepada Forkopimda Sulbar, siapapun yang mencoba merusak tatanan keagamaan yang mapan di dalam masyarakat — dan merusak ukhuwah kemandaran dan ukhuwah islamiah, maka akan berhadapan umat Islam, terutama warga Nahdliyin.

“Kami sampaikan penolakan cermah pada kegiatan Halal bi Halal Pemprov Sulbar, Ustaz Khalid Baslamah di Provinsi Sulbar,” terangnya.

Surat penolakan itu ditandatangani dan dicap resmi oleh Ketua PWNU, DR. KH. Adnan Nota bersama Sekretaris, Ustaz Zahrir.

Reporter: Chandraqa

Editor     : Mediaekspres.id

Quotes of the day “Ternyata kepentingan Nasional memiliki hukum-hukumnya sendiri, yang dalam banyak hal ‘dimanfaatkan’ untuk kepentingan agama. Ia dapat menciptakan ikatan kebangsaan untuk mengkonkretkan hidup beragama. Tidak sebaliknya.”

Gus Dur

Comment