Iskandar Muda pun mempertanyakan adanya 64 kepala sekolah yang dimutasi secara tiba-tiba, bertepatan dengan turunnya program DAK.
“Ini akan dipertanyakan ke dinas pendidikan, apakah murni reorganisasi atau ada kaitannya dengan DAK,” ujarnya.
Putra Baharuddin Lopa tersebut menekankan agar dinas pendidikan tetap mengacu pada petunjuk teknis pengelolaan DAK. Apalagi, ada pengawas yang setiap saat memelototi kinerja instansi pemerintah.
Tak lupa, Iskandar Muda menyarankan para kepala sekolah untuk berani berbicara jujur, jika ada tekanan dari pihak dinas.
“Kepala sekolah harus berani jujur, kalau perlu bicara di media kalau memang ada tekanan,” kuncinya.
Sebelumnya diberitakan, Iskandar Muda Baharuddin Lopa meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengawasi program DAK di Provinsi Sulbar.
Reporter: Shermes
Editor : Mediaekspres.id
Kata bijak “Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan.”
Goethe




Comment