Sapma PP Sulbar ke Ketum Haris: Tidak Gentleman

Keadaan tersebut, lanjut Arnol, menggambarkan ketidakbecusan DPP dalam mengurus KNPI di daerah.

Dia menjelaskan, DPP KNPI seharusnya sudah mengambil alih musda sejak ada indikasi ketidakmampuan panitia di awal kegiatan. Pasalnya, pada saat pembukaan musda, banyak OKP yang tidak hadir.

“Indikasi tidak mampunya panitia kan sudah terlihat sejak awal-awal. Kenapa DPP tidak langsung mengambil alih musda? Kenapa justru bersikap seperti ini?” herannya.

Baca juga:

Haris Ancam Polisikan Pelaku Surat Mandat Palsu OKP

Mantan aktivis PMII itu pun mengingatkan bahwa masih banyak pemuda Sulbar yang bisa bertanggung jawab dan mampu menjadi perekat bersatunya pemuda.

“Jadi DPP KNPI ini jangan terkesan lempar batu sembunyi tangan, dong!” pungkasnya.

Sebelumnya, DPP KNPI menghentikan proses Musda IV KNPI Sulbar

Hal itu diambil setelah pihak DPP mencermati situasi, serta melakukan evaluasi mendalam terkait kondisi Musda IV Sulbar.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, mengatakan, setelah melihat secara seksama kondisi yang terjadi, pelaksanaan Musda Sulbar yang sedianya digelar pada 20 November 2020, telah mengalami penundaan pembukaan sebanyak tiga kali.

Menurut Haris, keadaan ini disebabkan oleh ketidaksiapan panitia pelaksana dan penanggung jawab musda, dalam hal ini Ketua Caretaker berserta pengurusnya.

Reporter: Shermes

Editor     : Mediaekspres.id

“Pemuda Indonesia yang hebat adalah pemuda yang menghindari kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran. Kebenaran untuk terus hadirkan Indonesia yang Satu dan Damai.”

NN

Comment