Mamuju,- Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Mamuju melakukan aksi demonstrasi di kantor diknas Pendidikan kabupaten Mamuju.
Puluhan massa aksi menduduki kantor dinas pendidikan dan menyegel kantor sebagai bentuk kekecewaan terhadap kadis pendidikan yang tidak berada di tempat.
Ketua cabang PMII Mamuju, menyampaikan bahwa hari ini dinas pendidikan kabupaten Mamuju tidak berkerja dengan baik.
“Bagaimana bisa di hari pendidikan nasional kepala dinas tidak berada di Mamuju, padahal PMII cabang Mamuju membawa beberapa tuntutan penting yang harus segera diatensi,” ujar ketua umum PC.PMII Mamuju, M. Radi Tasming, dalam orasinya di Mamuju, Kamis, (2/05/2024).
Koordinator Lapangan aksi Irfan menyampaikan, akan kembali ke kantor dinas pendidikan dengan melakukan aksi lebih besar.
“Jika kepala dinas tidak datang menemui kami, massa aksi PMII Mamuju akan kembali aksi dengan mendatangi kantor bupati dan DPRD dengan tuntutan meminta kepala dinas pendidikan, kepala dinas perpustakaan, kepala dinas DLHK dan kepala dinas tenaga kerja untuk dihadirkan,” ujar Irfan.

Adapun Tuntutan massa PMII Mamuju ini adalah :
1. Sejatrahkan tenaga pendidikan di kabupaten mamuju
2. pecat kepala dinas pendidikan dan kepala sekolah SD & SMP
3. usus tuntas mafia dana bos
4. pembangunan sarana dan prasarana
5. tolak sekolah meminta sumbangan terhadap siswa untuk pembangunan sarana sekolah (bentuj komite)
6. usut tuntas program ATS yang menghabiskan anggran
7. lanjutkan pengoperasian bis sekolah
8. mendesak pemkab mamuju untuk meningkatkan literasi di kab mamuju
9. usut tuntas mafia pip
10. program beasiswa untuk masyarakat tidak mampu
Sementara itu tuntun Dimomentum hari buruh adalah.
1. beri upah buruh sesuai UMR SUL-BAR
2. naikan upah petugas kebersihan dan satpol pp
3. tolak TKA masuk di SUL-BAR
4. cabut perpu cipta kerja
5. hapus sistem kontrak dan sistem magang kontrak
6. berikan jaminan perlindungan untuk buru perempuan (*).




Comment