Wahyullah Arif Temui Jusuf Kalla, Tegaskan Komitmen Mengawal Kemajuan Sulawesi Barat

JAKARTA – Komitmen untuk mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Barat terus diperkuat. Sekretaris Direktur LKPPH DPN PERMAHI, melakukan pertemuan langsung dengan tokoh nasional di kediamannya di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait masa depan pembangunan Sulawesi Barat.

Fokus diskusi meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, pengembangan sektor ekonomi kerakyatan, hingga pentingnya kolaborasi berbagai elemen dalam mempercepat kemajuan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Direktur LKPPH DPN PERMAHI, Wahyullah Arif, menyampaikan bahwa Sulawesi Barat memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal melalui kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Pertemuan ini menjadi ruang yang sangat berharga bagi kami untuk mendapatkan pandangan dan pengalaman dari Bapak Jusuf Kalla. Sulawesi Barat memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sektor sumber daya alam, pertanian, kelautan maupun sumber daya manusianya. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepemimpinan yang visioner agar potensi tersebut dapat menjadi kekuatan pembangunan yang nyata bagi masyarakat,” ujar Wahyullah Arif.

Lebih lanjut, Wahyullah menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk turut mengambil peran dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Sulawesi Barat tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif akademisi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami meyakini bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda. Sebagai bagian dari elemen pemuda dan akademisi, kami berkomitmen untuk terus memberikan gagasan, kajian, serta pengawasan yang konstruktif demi kemajuan Sulawesi Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Jusuf Kalla memberikan berbagai pandangan terkait strategi pembangunan daerah yang efektif. Ia menekankan pentingnya membangun sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat kepemimpinan daerah yang memiliki visi jangka panjang.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju, inklusif, dan berdaya saing. Berbagai gagasan yang lahir dari diskusi itu diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendorong kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di akhir pertemuan, Wahyullah Arif menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Jusuf Kalla atas waktu, perhatian, serta berbagai masukan yang diberikan.

Ia berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi energi baru dalam mengawal agenda pembangunan Sulawesi Barat menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkemajuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jusuf Kalla atas nasihat, pengalaman, dan pandangan yang beliau bagikan. Semoga hasil pertemuan ini menjadi inspirasi sekaligus pijakan bagi seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Sulawesi Barat yang lebih maju, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tutup Wahyullah Arif.(*)

Comment