Ketua PMII Sulbar tersebut menyayangkan jika proyek pendidikan “dimainkan” oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Kalau dana pembangunan sarana dan prasarana kita saja mau dimainkan atau dikongkalikong, mau jadi apa pendidikan di Sulbar,” ketusnya.
Baca juga:
Dia berharap gubernur tidak ikut terlibat dalam dugaan kongkalikong, seperti yang menjadi desas desus anggaran DAK selama ini.
Selain itu, Joko Prianto juga meminta agar budaya kerja Maju Malaqbi yang diusung ABM, harus sesuai dengan semangat memajukan pendidikan di provinsi ke-33 ini.
Pihaknya pun menyatakan sikap mengawal masalah tersebut. Joko menegaskan bahwa PMII tak akan tinggal diam jika menyangkut nasib pendidikan.
Bahkan, PMII bakal melakukan aksi demonstrasi untuk mempertanyakan polemik DAK bidang pendidikan Provinsi Sulbar.
“Kalau perlu kami akan turun aksi menanyakan tentang dana DAK Disdikbud Provinsi Sulbar demi terciptanya pendidikan yang maju dan malaqbi sesuai dengan visi Pak Gubernur,” kunci Joko Prianto.
Reporter: Shermes
Editor : Mediaekspres.id
Kata bijak “Di negeri yang penuh muslihat, korupsi seolah jadi perkara lumrah. Perburuan menjadi paling kaya, menjadi hobi para abdi negara.”
Najwa Shihab




Comment