MAMUJU — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) As’adiyah, AG. Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, mendorong seluruh pengurus cabang As’adiyah di Sulawesi Barat untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperluas jangkauan dakwah, pendidikan, dan pengajian As’adiyah. Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat memberikan arahan kepada pengurus Ikatan Alumni dan Keluarga As’adiyah (IKAKAS) Sulawesi Barat dan jajaran pengurus cabang As’adiyah se-Sulawesi Barat di Hotel Maleo Mamuju.
Dalam arahannya, Nasaruddin Umar menekankan bahwa perkembangan teknologi digital tidak boleh dipandang hanya sebagai perubahan zaman, tetapi juga sebagai peluang besar bagi As’adiyah untuk memperluas manfaatnya kepada masyarakat.
Ia mendorong seluruh cabang As’adiyah agar memanfaatkan berbagai platform digital untuk mengikuti sekaligus menyebarluaskan kajian-kajian keislaman. “Pengajian-pengajian online
yang dilakukan oleh para kiai di pusat maupun di cabang dapat diikuti oleh seluruh pengurus dan jamaah. Teknologi harus kita manfaatkan untuk memperluas akses terhadap ilmu,” pesannya. Menurutnya, kehadiran teknologi memungkinkan para santri, alumni, pengurus, dan masyarakat di berbagai daerah tetap dapat mengikuti kajian para ulama meskipun berada jauh dari lokasi kegiatan.
Selain penguatan dakwah berbasis teknologi, Nasaruddin Umar juga meminta seluruh cabang As’adiyah di Sulawesi Barat membangun sinergi yang baik dengan pemerintah. Sinergi tersebut, kata dia, penting agar lembaga pendidikan dan dakwah As’adiyah dapat
mengambil bagian dalam pembangunan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Cabang perlu bersinergi dengan pemerintah. As’adiyah harus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan,” ujarnya.
Perkuat Peran Alumni
Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya peran alumni dalam menjaga keberlangsungan dan kemajuan As’adiyah. IKAKAS Sulbar diharapkan tidak
hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi kekuatan yang ikut menggerakkan berbagai program pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar As’adiyah untuk menjaga silaturahmi dan kebersamaan.
Menurutnya, kekuatan As’adiyah terletak pada kemampuan seluruh unsur organisasi untuk berjalan bersama dan saling mendukung.Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Para pengurus IKAKAS Sulbar dan cabang As’adiyah se-Sulawesi Barat menyambut baik arahan Ketua Umum PP As’adiyah tersebut.
H. Makdum Ibrahim Ketua Ikakas Kab. Mamuju mengharapkan, Pertemuan di Hotel Maleo Mamuju itu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi As’adiyah di Sulawesi Barat, sekaligus mendorong lahirnya langkah-langkah baru
dalam menghadapi perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi, penguatan dakwah, dan sinergi dengan pemerintah.




Comment