Upacara Hari Santri Nasional, Ka.Kanwil Kemenag Sulbar Teruskan Pesan Menag

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat, H. M. Muflih B. Fattah, menyampaikan sambutan Menteri Agama, Jend. TNI (Purn) Fachrul Razi pada Upacara Bendera Hari Santri Nasional lingkup Kanwil Kemenag Sulbar dan Madrasah se-kecamatan Mamuju yang diselenggarakan di MTsN 1 Mamuju.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan latar belakang diusungnya tema mengenai kesehatan pada Hari Santri di tahun ini, “untuk peringatan hari santri tahun ini secara khusus mengusung tema ‘Santri Sehat, Indonesia Kuat’. Isu kesehatan diangkat berdasar fakta bahwa dunia internasional, tak terkecuali Indonesia saat ini tengah dilanda pandemi global Corona Virus Disease 2019”.

Menag juga berharap semua pihak berikhtiar agar pandemi segera berakhir, secara khusus dalam lingkup pesantren dengan modal utama kedisiplinan yang menjadi tradisi bisa menjadi bekal memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Upacara yang diwarnai dengan nuansa baju Muslim berwana putih ini juga diisi dengan pembacaan Ikrar Santri Indonesia dan lantunan lagu Mars Santri. Beberapa perwakilan peserta upacara dari beberapa Madrasah di Kab. Mamuju juga hadir menyemarakkan Peringatan Hari Santri ini dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan.

Di akhir upacara, para pejabat eselon III dan IV lingkup Kemenag dan tamu undangan dihibur dengan penampilan Grup Marawis dari Siswa dan Siswi MAN 1 Mamuju.

Hari Santri dalam sejarahnya, lahir melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sejak Hari Santri ditetapkan pada tahun 2015, selalu diselenggarakan peringatan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda. Secara berurutan pada tahun 2016 mengusung tema “Dari Pesantren untuk Indonesia”, tahun 2017 “Wajah Pesantren Wajah Indonesia”, dan tahun 2018 “Bersama Santri Damailah Negeri”. Meneruskan tema tahun 2018, peringatan Hari Santri 2019 mengusung tema “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”, dan pada Tahun 2020 ini mengusung tema “Santri Sehat, Indonesia Kuat”.

Comment